GARUT, koran-samudra.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, menggelar acara Focus Group Discussion (FGD) tentang Aplikasi Gentra Karya yang berakronim Gerakan Tenaga Kerja Berkarya, yang dilaksanakan di Aula Gentra Disnakertrans Garut, Jalan Guntur Cendana, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (1/12/2022).

Kepala Disnakertrans Garut, Erna Sugiarti, menuturkan jika aplikasi yang kini menjadi program Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut ini, tidak hanya bermanfaat untuk masyarakat pencari kerja saja, melainkan juga bisa dimanfaatkan oleh perusahaan untuk melihat kompetensi yang dimiliki oleh pencari kerja yang melamar pekerjaan ke perusahaan tersebut.

“(Manfaatnya) kalau untuk perusahaan sendiri, mereka bisa menginformasikan lowongan kerja atau loker-loker yang ada di perusahaan tersebut, dan perusahaan ini bisa melihat langsung kepada pencari-pencari kerja yang sudah mempunyai kartu kuning, dan mempunyai skill sesuai dengan yang mereka upload di Gentra Karya,” tutur Erna.

Selain berisi lowongan kerja atau loker, imbuh Erna, di aplikasi ini nantinya juga terdapat beberapa informasi lain seperti informasi pelatihan, pemagangan, hingga workshop.

Pelaksanaan FGD Gentra Karya, di Aula Gentra Disnakertrans Garut, Jalan Guntur Cendana, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut kamis (1/12/2022)
Pelaksanaan FGD Gentra Karya, di Aula Gentra Disnakertrans Garut, Jalan Guntur Cendana, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut kamis (1/12/2022)

“Dan masyarakat pun bisa melihat pelatihan-pelatihan apa saja yang ada di Pemda Garut, atau di lembaga latihan kerja swasta ataupun di balai latihan kerja komunitas. Iya, (ada informasi pelatihan) sesuai dengan kompetensi yang diminati kompetensinya apa oleh para pencari kerja,” imbuhnya.

Ia berharap dengan adanya FGD ini, seluruh SKPD bisa memahami tentang Gentra Karya, dan juga bisa mendukung aplikasi ini dengan memberikan data dan informasi mengenai pelatihan ataupun pemagangan yang bisa diakses masyarakat.

“Supaya masyarakat ini tidak menjadi penganggur, mereka dilatih mungkin disesuaikan dengan tupoksinya SKPD masing-masing, dan kemudian bisa menjadi tenaga kerja mandiri melalui pelatihan-pelatihan kewirausahaan, penguatan permodalan atau apapun, dan ada juga yang secara formal, mereka menjadi pekerja itu adanya di perusahaan informasinya,” tandasnya.

Berdasarkan keterangan dari Disnakertrans Garut, saat ini sudah ada sekitar 131 perusahaan ternama yang sudah terdaftar dengan 8 ribu lebih informasi loker di aplikasi Gentra Karya ini.

Rencananya, Aplikasi Gentra Karya akan dilaunching pada tanggal 12 Desember 2022 atau ketika data yang ada di aplikasi ini sudah mencapai 10 ribu data.

FGD sendiri dihadiri oleh Tim Percepatan Pembangunan Daerah, Prof. Entang, Dr. Widiana, perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait, perwakilan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah, PLT. Asisten Pemerintahan dan Kesra Ganda Permana, 12 perwakilan SKPD, perwakilan Non-Governmental Organization (NGO), hingga perwakilan dari Bursa Kerja Khusus (BKK) Provinsi Jawa Barat dan juga HILSI.

Plt. Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra), Ganda Permana, dalam sambutannya, menuturkan jika aplikasi Gentra Karya ini harus disosialisasikan baik di tingkat SKPD maupun di tingkat kecamatan, karena menurutnya aplikasi ini sangat simpel.

“Kita bisa melihat misalnya kalau yang tidak punya kompetensi bisa kita lihat di aplikasi itu ada kaitan dengan pelatihan yang ditawarkan, itu kaitan yang ke kompetensi orang itu ya, juga ada juga kaitan dengan lowongan kerja yang tentunya itu berkaitan dengan kompetensi juga, jadi ini sangat luar biasa ini aplikasi ini,” ujar Ganda saat diwawancara seusai FGD.

Ia mengatakan jika aplikasi Gentra Karya ini sangat sederhana, mudah dicerna, hingga mudah diimplementasikan, sehingga sangat membantu dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya aja barusan sambil sosialisasi, sambil lihat, sambil dilihat, sambil di itu ternyata cepat, makanya saya bilang tadi ini bagus nih ini generaai enter, begitu dipijit langsung bray bray gitu, kalau tidak dipijit tidak ini tidak itu berarti coba diperiksa lagi berarti tulisannya enter itu nanti, ini enter ini cepat gitu ya saya kira itu terima kasih,” katanya.

wahyu

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here