A d v e r t i s i n g

BANDUNG, koran-samudra.com –  (5/12/2020). Semua orang pasti selalu menyisihkan waktunya setiap hari untuk merilekskan tubuh dan pikiran setelah seharian melakukan kegiatan rutin yang cukup melelahkan. Ada yang pergi ke tempat wisata, mengunjungi saudara dan ada juga yang memilih untuk nongkrong Bersama teman-temannya di caffe atau tempat kopi.

Budaya nongkrong ini rasanya sudah melekat mau itu dikalangan generasi muda maupun generasi tua. Jika sedang tidak pandemi seperti sekarang ini biasanya tempat-tempat nongkrong tersebut suka ramai pengunjung dari mulai jam dibukanya caffe sampai di tutup Kembali.

Seperti halnya yang terjadi di Kopi Kaluargi yang ada di Jl. Bengawan, mulai launching pada awal tahun kemarin dan masih menjadi tempat nongkrong alternatif untuk para generasi muda maupun generasi tua. Tempatnya yang satu Gedung bersebelahan dengan tempat Bimbel (Bimbingan Belajar) kebanyakan pengunjung tempat tersebut biasanya dari siswa Bimbel tersebut.

Walaupun belakangan ini tempat-tempat nongkrong seperti kopi kaluargi mengalami masa yang cukup sulit karena pandemi tapi tidak menjadikan pengelola tempat-tempat seperti itu menjadi pesimis apalagi berpikiran untuk menutup usahanya.

“kondisi seperti ini memang kondisi sulit untuk semua orang, jadi kalo kesulitan pasti ada. produk yg dijual diluar kebutuhan primer cukup sulit, karena yang diutamakan sandang, pangan papan dulu. malah hanya pangan doang. kopi usahanya lebih ke trend, konsumennya berkurang banyaknya yg fokus ke buat survive aja”, Ujar Indra pengelola Kopi Kaluargi.

Semoga untuk kedepannya kondisi semakin membaik dan menggerakan Kembali roda perekonomian menjadi lebih baik dari sebelumnya.****(M Riza Firdaus – Reporter koran samudra)