A d v e r t i s i n g

Subang, Koran Samudra.Com – Ribuan buruh dari berbagai aliansi serikat buruh di kab.subang menggelar aksi menuntut kenaikan upah minimum kabupaten tahun 2022, masa aksi bergerak dari berbagai penjuru titik industri perusahaan di kab.subang dengan tujuan Kantor Pemerintah Daerah (Pemda Subang) bertemu dengan Bupati kab Subang H.Ruhimat.

Kamis 25 November 2021 adalah hari terakhir untuk Bupati merekomendasikan UMK kab.subang kepada Gubernur Jawa barat Ridwan Kamil saut orator perwakilan buruh dari serikat pekerja nasional (SPN) di atas mobil komando.

” Beranikah bupati subang merekomendasikan kenaikan upah buruh untuk tahun 2022 sebesar 15%,” Ujar Edi dari serikat buruh Kasbi.

” Kita lihat Kabupaten Karawang yang UMK nya sudah 4,6 juta bupatinya berani merekomendasikan kenaikan upah buruh di angka 5,2 juta, bupati karawang sangat peduli dengan buruh kenapa bupati jawara tidak berani, seperti jawara pengecut,” ungkap Edi dalam orasi aksinya.

Masa aksi sampai di titik akhir yaitu Pemda kab.subang pada pukul 14.30 di sambut oleh brikade keamanan lengkap dari kepolisian resort Subang, TNI Bataliyon 312, Satpol PP, dan unsur lainnya.

Kapolres Subang AKBP SUMARNI Menghimbau kepada masa aksi Untuk tetap menjaga kondusifitas, menjaga keselamatan diri masing masing dan orang lain, lakukan dengan tertib tetap menjaga protokol kesehatan.

” Kepolisian dan TNI siap mengawal, melayani dan mengamankan kegiatan yang kawan-kawan buruh pada hari ini,” pungkas Kapolres dalam sambutannya.

Aksi Terus berjalan dengan Damai sampai pada akhirnya Perwakilan ketua dari masing-masing serikat buruh di ijinkan untuk menyampaikan secara tertulis langsung kepada bupati di dampingi oleh Kapolres, Dandim 0605 Subang.

Setelah menunggu beberapa saat surat rekomendasi dari Bupati Subang untuk di sampaikan kepada Gubernur jawa barat Ridwan Kamil terkait dengan kenaikan upah 2022 di bacakan dengan kisaran kenaikan 5%,  ada kekecewaan dari masa aksi yang meminta kenaikan upah di angka 10%.

Namun inilah hasil kita berjuang, bupati subang hanya punya keberanian sampai di angka 5% untuk kesejahteraan buruh teriak Masa aksi Sebelum membubarkan diri.****

#Boby R#