Subang, Koran Samudra.Com – Mewakili Indonesia, dua penari Binaan Galuh pakuan secara fenomenal mencatatkan sejarah mampu menembus posisi 37 dunia pada keikutsertaan yang perdana babak final lomba antar benua.

Sungguh pencapaian yang sangat luar biasa putra daerah terbaik bisa ikut berkompetisi dan menembus posisi di kancah dunia.

Sebelumnya, duo atlet dance sport sekaligus penari asal Subang telah menjuarai kompetisi cabang olahraga Dance sport tingkat Asia.

Duo atlet tari anggota klub Soca Niskala Sunda binaan Lembaga Adat Karatwan (LAK) Galuh Pakuan ini pada Kamis malam 8 Juli 2021 wib bertanding di final level antar benua dalam International Continent vs Continent Championship yang digelar oleh The International Dance Organization.

Kedua atlet tersebut yakni Dzakiah Apypah Ghanie asal sekolah SMAN 4 Subang dan Fakhirah Zabhit Yulriawan asal SMPN 4 Subang. Mereka bertanding kemarin bersaing ketat dengan 435 peserta pada babak final dari seluruh benua di dunia.

Diantara sekian ratus finalis, ada dari Kanada, Amerika Serikat, dan Meksiko mewakili Amerika Utara. Negara Slowakia, Republik Ceko, Belarusia mewakili Eropa. Afrika Selatan, Australia dan negara-negara Asia, seperti Taiwan, Hong Kong, dan Malaysia.

Dibalik sukses duo atlet tari Sunda itu, tak lepas dari sosok Ratu Agung LAK Galuh Pakuan yang juga Ketua Klub Dance sport Soca Niskala Sunda di Subang, Noviyanti Maulani dibantu seorang koreografer muda berbakat Arbi Nuralamsyah.

Novi dengan Arbi yang menjadi inisiator kreasi dari tarian Sunda masuk ke cabang olahraga Dance sport kelas tradisi. Penari tradisi lulusan UPI Bandung ini berhasil mencetak penari sekaligus atlet tingkat dunia.

Dengan raihan ini, catatan sejarah tarian Sunda semakin harum di kancah dance sport internasional. Terkait itu, Noviyanti hanya berharap dan berusaha yang terbaik.

“Mohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia terutama Jawa barat ,Ini bukti bahwa tradisi tari modern Sunda mampu dan diakui dunia,” katanya.

Secara terpisah, Ketua Umum Cabang Olahraga Dance Sport Jabar, Aida Gurning, menyatakan kebanggannya terhadap Noviyanti dan para atlet binaannya. Dia menegaskan bahwa Jawa Barat bersyukur memiliki sosok Noviyanti.

“Noviyanti ini aset besar Dancesport di Jabar yang sudah membuktikan prestasinya. Saya selaku Ketum Pengprov Cabor Dancesport sangat berterimakasih atas kiprah dan dedikasinya di dunia tari,” ucap Aida

Pihaknya juga meminta maaf kepada Noviyanti belum bisa mensuport secara finansial. Namun Aida bertekad akan memperjuangkan dukungan dana pada tahun depan.

“Aida berpesan yang penting terus menjaga semangat pembinaan di Club. Hormat kami juga kepada Raja Galuh Pakuan, kang Evi Silviadi yang terus membimbing pembinaan atlet dancesport di Club Soca Niskala Sunda, pungkasnya.

**Boby R**