A d v e r t i s i n g

GARUT,koran-samudra.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut akan membuat _roadmap_ desa wisata hingga 2030 mendatang. Rencana dimaksud sebagai upaya menarik pariwisata luar negeri berkunjung ke desa-desa melalui desa wisata.

Gagasan itu dikemukakan Bupati Garut, Rudy Gunawan, saat menyerahkan hadiah dan penghargaan kepada para juara Lomba Video Desa Wisata (DEWI) Kabupaten Garut Tahun 2022 bersamaa dengan pelaksanaan Apel Gabungan yang dilaksanakan di Lapangan Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (5/12/2022).

Bupati Rudy menuturkan, jika para camat yang mendapatkan penghargaan ini akan diundang untuk diskusi mengenai _roadmap_ desa wisata sampai tahun 2030, guna mendukung Program Dewi di daerahnya.

“Dan kepada camat-camat yah yang dapat hadiah video desa wisata, hadiahnya sudah dibagikan dan nanti akan diskusi di Yogyakarta, mungkin saya (akan datang) karena Yogyakarta bisa cepat kalau terjadi apa-apa, dan tentu saya hanya ingin apresiasi bahwa kita akan menarik parawisata luar negeri ke desa-desa yang akan kita buatkan _roadmap_ desa wisata sampai 2030,” ujar Rudy dihadapan para peserta apel gabungan.

Bupati Garut mengungkapkan, jika pihaknya berencana akan membuat Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) desa, guna menunjang keberlangsungan desa.

“RDTR desa coba buatkan ya nanti kumpulinlah (alumni) ITB-ITB yang itu kumpulin, bagaimana kita membuat rencana detail di desa yang bisa dijadikan ada desa wisatanya. Desa wisata itu kita anggarkan dan dijadikan bagian dari pada RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) nanti bupatinya ke depan,” ucapnya.

Dalam lomba video ini, Kecamatan Garut Kota keluar sebagai juara 1 diikuti oleh Kecamatan Leuwigoong sebagai juara 2, Kecamatan Cikelet juara 3, Kecamatan Cilawu juara harapan 1, Kecamatan Karangtengah juara harapan 2 dan juara favorit, serta terakhir Kecamatan Cihurip keluar sebagai juara harapan 3.

Camat Leuwigoong, Asep Suhendar, peraih juara 2 Lomba Video Dewi 2022, mengungkapkan rasa syukurnya, karena bisa meraih hasil yang cukup optimal dalam lomba video ini.

Ia berharap dengan kemenangan ini pihak Kecamatan Leuwigoong bisa mengembangkan dewi-dewi yang di kecamatan tersebut, khususnya bagi desa wisata yang belum terintervensi.

“Tentunya kami dan warga masyarakat Leuwigoong bangga dan tidak sia-sia, kemudian harapan ke depan mudah-mudahan khususnya desa wisata yang ada di Kecamatan Leuwigoong yang belum tersentuh atau terintervensi dengan program pemerintah, mudah-mudahan mendapat dukungan sehingga bisa mengembangkan wisata yang ada di daerah kami khususnya di Leuwigoong. Terima kasih,” tandasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Garut beserta Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman dan Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana, menyerahkan penghargaan lainnya kepada juara 1 PNS Berprestasi Provinsi Jawa Barat Tahun 2022, Saeful Hidayat, serta penyerahan bantuan senilai 100 juta rupiah kepada Sekolah Sepak Bola (SSB) Pamong Praja, dan penghargaan yang lainnya.

wahyu