Lurah Kota Wetan, Galih Mawariz,Tetap Utamakan Kepatuhan Prokes Covid-19, Dan Fokus Persiapan Data-Data Untuk Proses Vaksin
Lurah Kota Wetan, Galih Mawariz,Tetap Utamakan Kepatuhan Prokes Covid-19, Dan Fokus Persiapan Data-Data Untuk Proses Vaksin
A d v e r t i s i n g

GARUT,koran-samudra.com -Kepala Kelurahan Kota Wetan Kec Garut Kota ,Galih Mawariz, usai menerima kunjungan wakil bupati, yang didampingi Forkopimcam Garut Kota mengatakan, pihaknya memang sedang fokus pada upaya peningkatan kepatuhan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19, dan juga persiapan data-data untuk proses vaksin. “Dan barusan bapak Wakil Bupati juga melihat, kebetulan di RW 04 itu banyak manula, pak wakil juga mengontrol karena dari puskesmas Guntur ada kegiatan pemeriksaan kesehatan massal,” ujar Galih.Rabu (6/1/2021).

Selain itu, lanjut Galih, ada beberapa orang warganya yang terkena struk dan mungkin ini lebih di intensifkan penanganannya oleh tim medis yang ada. Untuk penekanan kepatuhan 3M di Kota Wetan, ia menyebutkan bahwa di tiap Rukun Warga (RW) diwajibkan adanya sarana cuci tangan diluar rumah. “Keduanya, saya juga suka rewel masalah masker, bahkan saya sering bawa masker kalau ke lapangan, kalau-kalau ada warga yang tidak memakai, saya berikan untuk dipakai. Apalagi di pusat perbelanjaan seperti di RW 17 dengan menempelkan selebaran, stiker himbauan kepatuhan menjalankan 3M jangan sampai kendor,” pungkasnya.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman dalam  sidak protokol kesehatan dengan berkeliling kota menggunakan sepeda di Kelurahan Kota Wetan, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut,

Helmi Budiman yang didampingi oleh anggota DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Karnoto dan Forkopimcam ingin memastikan sosialisasi kepatuhan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan di sekitar masyarakat. “Kita akan terus mengupayakan, karena yang sosialialisasi ke tingkat masyarakat paling bawah ini harus diperkuat. Makanya saya langsung kunjungan ke RT, RW, bagaimana agar ini ada penguatan terutama dalam pakai masker, jaga jarak dan cuci tangan. Itu yang akan kita genjot agar tingkat kepatuhan masyarakat meningkat,” tandas Helmi.

Kalau dilihat dari kepatuhan protokol kesehatan, sambung Helmi, baru di wilayah perkotaan, sedangkan warga pedesaan masih banyak yang menilai bahwa Covid-19 itu tidak ada. Padahal saat  ini sudah sampai ke desa, wilayah kampung-kampung dan wilayah lainnya.

Dalam kesempatan kunjungannya, Wakil Bupati juga memberikan bantuan beras kepada warga setempat, yang terdampak pandemi Covid-19.*** (Wawan S/WS)