" Miris ” Salah Satu Warga Desa Samarang Tak Bisa Menikmati Program BPUM, Diduga Dipersulit Pihak BRI Unit Pasirwangi Sampai Akhirnya Meninggal

Garut.koran-samudra.com – Program Bantuan Presiden Produktif Usaha Mikro (BPUM) ini hanya diberikan kepada para pelaku usaha kecil (UMKM). Bahkan pihak pemerintah memberikan bantuan UMKM, untuk mengatasi permasalahan ekonomi masyarakat indonesia di tengah pandemi covid_19

Lain halnya yang dialami salah satu warga Desa Samarang Kecamatan Samarang Kabupaten Garut, yang mana warga ini terdaftar sebagai penerima dari Banpres (BPUM). Tapi sungguh miris, tidak bisa menerima atau menikmati manfaat bantuan tersebut, karena tergeletak sakit hingga pada hari kemarin (30/12/2020) warga tersebut meninggal dunia

Sebagai penerima dari banpres, RUHYAT yang beralamat di kampung Banjar Sari Rt 001 Rw 03 Desa  Samarang Kecamatan Samarang yang terbaring sakit sudah 2 bulan lamanya di tambah keadaannya tidak bisa melihat dan sangat tidak memungkinkan bisa berjalan tapi masih bisa bicara melalui anaknya, ia berupaya memperjuangkan bantuan tersebut, datang ke Bank  BRI unit Samarang, Tetapi BRI Unit samarang menyuruh Ke BRI Unit pasirwangi, pihak Bank BRI unit menyuruh lagi Ke Samarang ” seakan dibola pingpong oleh Bank BRI tersebut karena pusing anaknya kembali pulang.

Besok harinya giliran istrinya dengan membawa berkas dan menyampaikan bahwa suaminya sakit tidak bisa dibawa ke BRI UNIT Pasir Wangi, tetapi tetap tidak digubrisnya dan tidak menanggapinya. Dengan alasan tidak bisa diwakilkan oleh siapapun Kemudian minta pendampingan kepada Rt setempat dan menguasakan kepada salah satu media untuk minta kebijakan dan kearifan lokal dalam pencairan tapi pihak Bank tetap tidak menggubris, sampai akhirnya Penerima bantuan tersebut Meninggal Dunia.

Sementara pihak Bank BRI Cabang Pasirwangi saat ditemui beberapa awak media Rabu 30/12/2020 melalui kepala Unit Wawan mengatakan, ” pihak Bank BRI Unit Pasir Wangi hanya sebatas penyalur dan siapapun warga yang terdaftar sebagai penerima harus datang langsung dalam artian tidak bisa diwakilkan.” Karena ini sudah juklak juknisnya dari Dinas Koperasi Kabupaten Garut meskipun dalam keadan sakitpun ” Kata wawan.

Lanjut wawan ” kami sudah menugaskan petugas dari BRI untuk datang ke warga tersebut untuk klarifikasi tapi pas datang ke sana sudah meninggal.” Tandasnya. Saat dikonfirmasi Wawan sudah koordinasi kepada pihak Dinas Koperasi melalui seluler kepada saudara ” alit tetapi saat ditanya Saudara Alit bagian Apa ? Wawan menjawab tidak tahu bidang atau bagian apa ” ini yang membuat awak media Bingung dan geli, setingkat Kepala Unit BRI tidak tahu yang dihubungi Dinas koperasi bagian nya tidak tahu

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak keluarga belum menerima bantuan Banpres (BPUM) tersebut.**wawan Setiawan