Pengukuhan dan pelepasan atlet : Semua Kades di Bayongbong Jadi Ayah Angkat Atlet Porkab Garut
Pengukuhan dan pelepasan atlet : Semua Kades di Bayongbong Jadi Ayah Angkat Atlet Porkab Garut
A d v e r t i s i n g

Garut | koran-samudra.com

Kades Karyajaya yang juga menjabat Ketua Apdesi DPK Bayongbong Mamat Hidayat, memberikan dukungan moril dan materi kepada para atlet yang akan berlaga di Porkab Garut, seluruh kepala desa di Kecamatan Bayongbong menjadi ayah angkat atlet.

Hal itu tentunya sebagai bentuk apresiasi sekaligus support yang nyata dari jajaran Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) DPK Bayongbong. Minggu 9 Juni 2024 di acara pengukuhan dan pelepasan atlet Porkab di SMK Kesehatan Bhakti Kencana. ” Kebetulan pada hari ini tepatnya di Bhakti Kencana diadakan pengukuhan dan pelepasan kontingen dari Bayongbong.

Kades Karyajaya (Mamat Hidayt) Pengukuhan dan pelepasan atlet :
Semua Kades di Bayongbong Jadi Ayah Angkat Atlet Porkab Garut
Kades Karyajaya (Mamat Hidayt) Pengukuhan dan pelepasan atlet :
Semua Kades di Bayongbong Jadi Ayah Angkat Atlet Porkab Garut

Dan tujuannya tentunya ini pembekalan sangat berarti bagi seluruh atlet untuk memberikan kepercayaan diri bahwa para kontingen didukung oleh seluruh jajaran di Forkopimcam Bayongbong,:” ujarnya.

“Seluruh kepala desa terlibat di dalamnya sebagai ayah angkatnya memberikan motivasi yang sangat berharga bagi para atlet sehingga dalam kegiatan olahraga kalau ada ayah angkatnya, kalau ada apa-apa tidak segan memberikan semacam bantuan apapun yang diharpakan oleh para atlet untuk suksesnya kontingen seluruh cabang olahraga,” lanjut Mamat Hidayat.

Mamat berharap, tentunya para atlet ini bisa membawa nama baik Bayongbong dalam Porkab. Diharapkan Bayongbong bisa meraih juara umum. “Harapan Bayongbong jadi juara umum,” ujar Mamat. Mamat Hidaya, Ketua Apdesi Bayongbong

Ketua Komite Olahraga Kecamatn (KOK) Bayongbong Aden Aang Umar Alam menyebut bahwa Kecamatan Bayongbong mengirimkan atlet paling banyak di Porkab 2024. Dari 26 cabang olahraga (cabor) di Porkab nanti, Bayongbong mengikuti 18 cabor dengan jumlah 209 atlet.

Menurut Aden, kenapa tidak semua abor diikuti, karena ada sejumlah cabor yang atletnya tidak ada dari Bayongbong, sehingga pihaknya hanya mengikuti 18 cabor yang dirasa berpotensi meraih medali.

Bayongbong sendiri yang menjadi unggulan adalah cabor renang, karate, dan panjat tebing. Ia optimis bahwa Bayongbong harus bisa masuk juara 3 besar di Porkab dan maksimalnya bisa juara umum. Karena itu Ia pun berpesan kepada para atlet agar rajin latihan. “karena harga diri dan prestasi Bayongbong ada di pundak atlet masing-masing
,” ujarnya.

Ia pun menyampaikan terima kasih kepada semua donatur yang telah memberikan support kepada para atlet untuk maju di Porkab kata Aden yaitu dari seluruh elemen masyarakat Bayongbong. Diantaranya para pengusaha sampai instansi sekolah di Bayongbong.

Camat Bayongbong Frederico Fernandes menyampaikan, selama tahapan seleksi sampai persiapan pihaknya sudah berupaya maksimal dengan stakeholder terkait agar parat atlet maksimal di Porkab nanti. Semua atlet yang mengikuti Porkab ini menurut Frederico adalah warga pribumi Bayongbong.

Seluruh elemen masyarakat di Bayongbong juga suah bekerja sama untuk memberikan dukungan kepada para atlet terutama dalam hal biaya. Disamping biaya dari Pemkab Garut melalui KONI sebesar 75 juta rupiah. ” Kita upayakan karena partisipasi masyarakat luar biasa untuk porkab ini,” ujarnya.

Wahyu