A d v e r t i s i n g

Bandung, koran-samudra.com – Sebanyak 70 Mahasiswa dari jurusan Teknik Informatika dan Sistem Informatika STMIK Bandung angkatan XXXI program Strata 1 (S1) laksanakan wisuda di Aula Hotel Savoy Homann Jl. Asia Afrika No.112, Cikawao, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Senin (19/09/22).

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua STMIK Bandung Dr. Abdurrahman, MT, Pembina Yayasan STMIK Bandung Syamsiah Frederick, S.E (Melalui Zoom), Wakil Ketua I Dani Pradana, S.Si.,M.T, Wakil Ketua II Linda Apriyanti, S.Kom.,M.T., Wakil Ketua III Yus Jayusman, S.Kom.,M.T, Ketua Prodi Teknik Informatika Mina Ismu Rahayu, S.T.,M.T, Ketua Prodi Sistem Informasi Indra Maulana Yusup K, S.T.,M.Kom dan Wakil Ketua DPRD Kota Bandung H. Achmad Nugraha, DH, SH. Ketua Umum Relawan Peduli Pendidikan Indonesia (RAPPI) Rahmien Liomintono.

Dalam Sambutannya Ketua STMIK Bandung Dr. Abdurrahman, M.T menyampaikan, kepada para wisudawan mulai hari ini beban dan tanggung jawab makin besar.

“Karena akan menjadi salah satu komponen bangsa terdidik yang harus siap memberikan konstribusi untuk menciptakan kemaslahatan masyarakat sekitar dan bangsa pada umumnya,” Ucapnya.

Lanjut Abdurrahman, hal tersebut juga merupakan tantangan nasional dalam berbagai aspek pada saat ini sangat besar dari aspek politik, hukum, penerapan teknologi, ekonomi, budaya dan moral.

Di tempat terpisah melalui Zoom Pembina Yayasan STMIK Bandung Syamsiah Frederick, S.E mengatakan, STMIK Bandung sebagai lembaga pendidikan tempat menimba ilmu dan mencapai karir masa depan merupakan pilihan yang tepat dan bijak.

“Sejalan dengan visi STMIK Bandung yaitu menjadi lembaga pendidikan tinggi terdepan dalam pengembangan teknologi informasi di indonesia,” Jelasnya.

Ditambahkan Yus Jayusman, S.Kom., M.T Wakil Ketua III, kami hari ini mewisuda sebanyak 70 orang yang merupakan wisuda yang kembali offline setelah 2 tahun kemarin online, ternyata hasil dari wisudawan sekarang lebih unggul jika di lihat dari aspek IPK.

“Hal ini membuktikan bahwa online ternyata bisa menghasilkan lulusan-lulusan yang berprestasi, masih dalam sejarah selama kurun waktu 30 tahun STMIK Bandung berdiri sejak 1992 baru sekarang STMIK Bandung memiliki mahasiswa dengan IPK 3,94 (IPK Tertinggi),” Terang Yus Jayusman.

Lanjut Yus, STMIK Bandung akan terus meningkatkan kualitas pengajar, ini merupakan hal yang sangat penting, , bagaimana seluruh dosen di STMIK Bandung itu harus S3, agar menelorkan sarjana yang berkualitas serta unggul .

“Karena memang Sarjana itu harus di pimpin oleh seorang profesional, seorang pakar, seorang yang punya pendidikan yang tinggi sehingga mahasiswa akan merasa nyaman di berikan pengajaran kemudian bangga mempunyai dosen yang berkualitas agar melahirkan sarjana yang berkualitas juga , agar bisa berkompetisi saat mereka dalam bekerja nanti nya,” Pungkas Yus.