A d v e r t i s i n g

Bandung, koran-samudra.com – (23/02/2021). Mengutip dari Wikipedia pernikahan adalah upacara pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial. Upacara pernikahan memiliki banyak ragam dan variasi menurut tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun kelas sosial.

Wedding Organizer merupakan salah satu komponen penting dalam memeriahkan acara pernikahan tersebut, karena kebanyakan calon mempelai ingin hari spesialnya itu dikemas secara spesial juga sehingga akan menjadi masterpiece di dalam kehidupan mereka. Ikatan pernikahan tersebut tentunya merupakan suatu acara yang sakral karena mengikat kehidupan pasangan yang akan memulai suatu kehidupan baru berumah tangga.

Fina Fadhilah (23) merupakan salah seorang Wedding Organizer yang sudah cukup lama menjalankan profesi tersebut, awal mula suka membuat acara karena pada saat masih sekolah dulu di bangku SMA Fina menjadi seorang pengurus OSIS yang banyak membuat suatu kegiatan, dari sanalah mulai tumbuh kesenangan dalam membuat suatu event.

“Ada teman saya yang mengajak untuk membuat WO karena dapat membantu para calon pengantin dalam melaksanakan acara pernikahannya, saya tertarik karena bisa continue. Orang-orang yang ingin menikah akan membutuhkan WO untuk mensukseskan acara mereka,” Ucapnya.

Kendala Fina saat pertama kali terjun ke dunia WO adalah harus mampu memahami Rundown acara dengan baik karena ada aturan seperti resepsi, upacara atau rangkaian adat daerah itu prosesinya berbagai macam sehingga memerlukan pemahaman yang lebih untuk bisa mengerti Rundown nya akan berjalan seperti apa.

Fina juga menyampaikan bahwasanya salah satu tugas seorang WO juga harus mampu untuk menenangkan Client karena pernikahan sifatnya sakral, disinilah salah satu tugas WO untuk membuat acara menjadi Happy dan tentunya dengan tetap menerapkan kaidah-kaidah pernikahan dari adat yang berlaku.

Selain menjadi WO ternyata Fina juga sering kali menjadi Event Organizer (EO) dan mambuat event-event seperti seminar, birthday party dan masih banyak lagi. Kesenangannya dalam membuat suatu kegiatan tersebut tidak cukup berhenti hanya dengan menjadi seorang WO saja, selain karena faktor pandemi tentunya ada faktor lain seperti kesenangan tadi yang menjadi bahan bakar bagi Fina untuk bisa terus aktif membuat suatu event-event yang diminta oleh client nya.

“Dampak pandemi untuk dunia WO sangat berdampak karena WO ini berupa event jadi banyak keterbatasan, lebih sedikit personilnya, sehingga tidak bisa memasang harga yang tinggi karena kesulitan tersebut, disamping itu merupakan keberkahan tersendiri bagi WO karena acara apapun juga membutuhkan pelaksanaan acara yang baik untuk dapat membantu acara, seperti protokol kesehatan seperti apa harus kita terapkan dengan baik, dengan adaptasi kebiasaan baru yang kita terapkan supaya acara tersebut dapat terlaksana,” Ucapnya.