A d v e r t i s i n g

BANDUNG, koran-samudra.com– 23/02/2021. Mengutip dari Wikipedia Hukum adalah sistem yang terpenting dalam pelaksanaan atas rangkaian kekuasaan kelembagaan dari bentuk penyalahgunaan kekuasaan dalam bidang politik, ekonomi dan masyarakat dalam berbagai cara dan bertindak, sebagai perantara utama dalam hubungan sosial antar masyarakat terhadap kriminalisasi dalam hukum pidana, hukum pidana yang diupayakan cara negara dapat menuntut pelaku dalam konstitusi hukum menyediakan kerangka kerja bagi penciptaan hukum, perlindungan hak asasi manusia dan memperluas kekuasaan politik serta cara perwakilan mereka yang akan dipilih.

Indonesia merupakan negara hukum yang dimana segala bentuk tindakan sosial telah diatur dalam UUD yang menjadi pedoman dan batasan bagi semua warga masyarakat dalam bertindak. Melihat dari pentingnya pemahaman hukum tersebut tentunya harus ada pembekalan sejak dini supaya hukum dapat menjadi budaya yang mengakar dan tidak bisa dipisahkan apalagi diperjualbelikan kepada pihak-pihak tertentu yang ingin memanfaatkan celah jika ada kelonggaran dari UUD tersebut.

Nurul Marini (17) merupakan Siswa SMK 1 Bandung Jurusan Administrasi Perkantoran yang senang aktif berorganisasi. Mulai dari kegiatan OSIS di sekolah, Forum Komunikasi Siswa Kota Bandung di Kota, Forum OSIS Jawa Barat di Provinsi sampai Forum Pemuda Sadar Hukum (FPSH) yang berlatar belakang ingin mengajak para pelajar untuk lebih sadar dan taat akan hukum yang berlaku.

“Pertama tau FPSH karena pengen coba-coba dulu, terus melihat sekarang pelajar banyak yang kurang sadar hukum, terus pengen ngeliat juga bisa bener ngerubah mereka yang kurang sadar hukum nggak sih,” Ucapnya.

Kegiatan di FPSH tersebut hampir sama dengan kegiatan yang biasa dilakukan di OSIS, namun bedanya di FPSH Nurul lebih diajak untuk langsung terjun ke masyarakat contohnya seperti Sosialisasi Program Kang Pisman (Kurangi Pisahkan Manfaatkan), Buka Bersama saat bulan Ramadhan, memberi sumbangan bagi yang membutuhkan dan pada saat pandemi seperti sekarang ini biasanya membagikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat.

Nurul sangat suka mengikuti suatu kegiatan yang berbau OSIS yang sifatnya lebih terjun ke masyarakat secara langsung, mungkin kalau di sekolah masyarakatnya kebanyakan adalah warga sekolah tapi di FPSH masyarakat disini langsung terjun ke lingkungan warga sekitar atau target objek dari kegiatan yang sedang dilaksanakan. Nurul berprinsip jika ingin mengubah pemikiran orang lain maka harus dimulai dari diri dia terlebih dahulu sehingga bisa mempengaruhi pemikiran teman-temannya yang lain.

“Saran dari aku nggak usah berharap yang lain teh lebih baik dulu tapi dari diri sendiri dulu supaya yang lain juga kebawa, jangan sampai punya ekspektasi lebih ke orang lain gitu jadi harus dari diri sendiri dulu,” Ucapnya.

Masa muda khususnya pada saat masih duduk dibangku SMA tentunya banyak hal yang bisa kita pelajari dan akan sangat disayangkan jika kita tidak bisa mengeksplor diri dengan lingkungan, karena tidak banyak orang-orang yang sesudah lulus dari SMA atau kuliah terkadang sulit untuk mendapatkan pekerjaan karena kurangnya pergaulan dan relasi yang dia dapat pada saat masih sekolah.

“Kesannya rame kalo ikut kegiatan-kegiatan gitu karena sayang aja kalau masih pelajar lebih banyak diam dirumah, selama kita masih muda jadi pelajar aktif lah di beberapa organisasi forum, karena selain nyari ilmu juga bisa nyari temen relasi gitu, jangan sampai sia-siakan masa muda aja gitu,” Ucap Nurul. ****M.Riza Firdaus