A d v e r t i s i n g

Bandung, koran-samudra.com –  “SAYA TIDAK MELARANG SISWA UNTUK MENCARI UANG SAMBIL SEKOLAH”,Begitulah tanggapan dari salah satu guru MA Sirnamiskin terletak di Jl. Raya Kopo No. 429 yang juga menjabat sebagai Pembina OSIS. Asep Kurniawan Sidiq (25) yang juga merupakan seorang aktivis organisasi itu memang sudah mengenal organisasi sedari SMP dan tertarik untuk lebih mengeksplorasi dunia organisasi itu seperti apa. kamis (28/01/2021)

Beliau memaparkan dengan tegas bahwasanya dia sangat mendukung jika ada anak di sekolahnya yang sekolah sambil bekerja atau usaha, karena kita tidak tau kondisi anak itu seperti apa khususnya dalam segi ekonomi. Jadi jangan pernah untuk membunuh karakter anak tersebut jika kita masih belum tau tentang cerita, latar belakang dan kondisi anak tersebut saat ini seperti apa .

Beliau juga menanggapi hal tersebut dengan positif karena setiap anak memiliki potensi yang berbeda-beda, memiliki kreatifitas dan pola pikir yang berbeda juga, jika anak memutuskan untuk belajar sambil bekerja itu tidak jadi masalah selama dia sadar akan tanggung jawab dia, yang jadi masalah saat ini tidak sedikit siswa yang sekolah sukses bekerja juga sukses namun tidak sedikit juga yang karena keasyikan bekerja sehingga sekolahnya terbengkalai hal itu lah yang harus kita kaji lebih lanjut.

Selain itu beliau juga menyampaikan harus ada tiga pola pelayanan yang harus dilakukan khusunya guru, yang pertama kita harus cross-check anak tersebut tau jadwal mata pelajaran atau tidak, karena permasalahan nya dimasa pandemi ini kita survey berapa anak sih yang tau mata pelajaran jika tidak bertanya kepada temannya? Yang kedua sejauh mana instensitas kita dengan orang tua karena walaupun sudah menginjak bangku SMA namun pihak sekolah khususnya guru masih harus sering berdiskusi tentang masalah yang dialami oleh anak tersebut baiknya seperti apa seperti melakukan konseling. Yang ketiga adalah kita pun harus ada toleransi bagi siswa yang notaben nya dia bekerja sambil belajar walaupun tentu ada batasnya, perlu adanya reward dan punishment kita tidak boleh membunuh karakter siswa dengan mengatakan hal-hal seperti ‘tidak boleh! Kamu tuh harus fokus belajar tidak boleh sambil bekerja.

” Untuk pesan saya kepada guru kita sebagai pendidik bagaimana cara kita mendidik anak itu tergantung dari kita, ketika anak memang tidak mengganggu waktu belajar tetapi dia meminta toleransi kenapa tidak di toleransi? Toh kita juga sama-sama manusia, kita juga harus tau kondisi anak jangan terlalu menuntut ke anak. Dan untuk pemerintah tolong buatlah aturan yang jelas untuk dunia pendidikan saat ini khusunya, karena banyak kebijakan-kebijakan yang tidak berdasarkan keadaan nyata dilapangan, seperti tidak boleh membebani anak tapi ternyata gurunya yang dibebani karena harus tetap mengisi laporan,”. Ujarnya. M.Riza Firdaus