Subang, koran-samudra.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kab. Subang dalam pelaksanaan bantuan keuangan provinsi (banprov) Jabar tahun 2020 sebesar Rp26 miliar, sudah selesai mendapat pendampingan langsung oleh Kejaksaan negeri (Kejari) subang Dan tahun 2021, Disdikbud kembali mendapat Banprov sebesar Rp114 miliar.

Kasubbag Perencanaan Disdikbud Kab. Subang, Dudi Awaludin, selasa 23-3-2021 di Ruangan kerjanya, kepada Koran Samudra menerangkan, Bahwa pada 2020, Disdikbud Kabupaten subang telah mendapat bantuan keuangan (Bankeu) dari Provinsi Jabar sebesar Rp26 miliar untuk pengadaan sarana pembelajaran jarak jauh Jelasnya.

Di jelaskan tahun 2021, Dinasnya kembali dipercaya oleh Pemprov Jabar untuk mendapat bantuan lebih besar lagi yakni sebesar Rp114 miliar.

Alhamdulillah tahun 2020 yang lalu kita mendapat kepercayaan dari provinsi dan sudah terealisasi sesuai harapan dan proses audit BPK sudah selesai. Dengan kepercayaan dari provinsi di tahun 2020, Alhamdulillah Kabupaten Subang di tahun 2021 mendapat kepercayaan lagi, bahkan nilainya lebih besar, sekitar Rp 114 miliar,

Menurut Dudi, “meski Banprov 2020 cuma sebesar Rp26 miliar, tapi ini angka yang luar biasa bagi sekelas dinas. Mengingat anggaran dari APBD Subang tidak terlalu banyak karena pandemi Covid 19,”

Sementara kebutuhan kita banyak, untuk Sekolah Dasar saja jumlahnya ada 845 Sekolah, dan Sekolah Menengah Pertama Negeri jumlahnya 77 sekolah,

“Pengajuan banprov ini mekanismenya melalui sistem online, dilanjut pakai proposal mengajukan kebutuhan, Pengajuannya dilakukan di awal pandemi 2020 tentang solusi pembelajaran jarak jauh. Alhamdulillah terealisasi walaupun mepet waktu di perubahan anggaran, tapi kami bekerjasama dengan Kejaksaan Negri Subang untuk dipantau oleh tim,” Kata Kasubag Dudi.

Pihaknya mengklaim, realisasi Banprov sudah sesuai dan meminta dukungan dari berbagai pihak agar pelaksanaan Banprov tahun ini berlangsung sukses, sehingga di tahun mendatang bisa kembali mendapat bantuan serupa.

“Alhamdulillah terealisasi tepat waktu tepat mutu, administrasi beres dan sudah diperiksa BPK. Mudah-mudahan di tahun 2021 dengan anggaran yang lebih besar lagi mendapat dukungan dari berbagai pihak karena ini demi pendidikan. Kita punya kesempatan di tahun ini. Jika tahun ini sukses, semoga tahun depan lebih banyak kepercayaan lagi dari provinsi. Kita harapkan dukungan dari rekan rekan Pers untuk memantau agar lebih sesuai dan agar tidak jadi polemik,” tutur Dudi.

“Selain bantuan dari provinsi, pihaknya juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa DAK yang tahun 2021 ini nilainya Rp35 miliar dan ini ada kenaikan dibanding tahun sebelumnya, Kalau DAK ini fokusnya dialokasikan untuk pembangunan fisik sekolah termasuk Alat Tulis Kantor itupun tidak Signifikan,” pungkasnya.**Mris.Ah**