A d v e r t i s i n g

Bandung, koran-samudra.com Apasebenarnya gerakan mengajar desa?…” Jadi gerakan mengajar desa sebenarnya gerakan pendidikan yang diinisisi oleh pemuda, dulu kami berangkat di tahun 2018 yang memang berawal dari keresahan bahwa di kabupaten cianjur itu pendidikan masih sangat kurang khususnya di pedesaan jadi ada kesenjangan antara pendidikan yang di desa dan di kota sehingga yang paling terlihat kalo dibandingkan dengan kota bandung pendidikan di kota cianjur setara tapi kalo berbicara tentang pendidikan yang ada di desa itu benar benar timpang kaya misalnya fasilitas belum menunjang sumber daya guru yang kurang berkualitas dan lain sebabgainya, sehingga ini yang membuat hati kami para pemuda tergerak untuk memberikan dorongan dan membantu pemerintah akhirnya kami membentuk gerakan mengajar desa,” Ujar Gardian Muhammad

“Dulu kami mulai di cianjur dengan -+ 150 relawan yang kemudian kami terjunkan ke 100 desa kita sudah punya 100 desa binaan dan ditahunn ini kami melebarkan sayap ke Jawa Barat. Jadi gerakan mengajar desa saat ini sudah mempuyai perwakilan di 27 kabupaten kota dengan lebih dari 2200 anggota relawan.” Kata Gardian Muhammad

Pendiri Gerakan Mengajar desa ada 3 orang yaitu Gardian Muhammad yang menjabat sebagai CEO ,yang ke-2 Rudi Reno Sulaiman menjabat sebagai Projek Manager dan yang ke-3 Ardan Novrizal Haq yang menjabat Vice Projek Manager.
Gerakan Mengajar desa ini mulai eksis di tahun 2018 sampai detik ini. Gerakan Mengajar desa ini sudah memiliki 100 desa binaan dan yang terbaru kemarin kami melaksanakan kegiatan dan merencanakan nasi bungkus akbar dengan jangkauan sosialisasi sekitar 3000 orang dan memang ada 3000 penerima manfaat lalu kemarin kami juga mengabdi di salah satu desa yang ada di garut selatan itu juga kegiatan kami yang paling baru.
Gardian muhammad Menjelaskan,“ Awal mula saya terpikir untuk membuat sebuah gerakan adalah kepercayaan saya bahwa gerakan anak muda itu sangat diperlukan, kami juga percaya bahwa jika pemerintah berdiri sendiri untuk membuat pendidikan lebih baik saya yakin sampai kapanpun pendidikan di Indonesia khususnya jawa barat tidak akan pernah maju,” Imbuhnya.

Jika kita berbicara tentang pendidikan itu tidak dibatasi dengan geografis dan Jika kita Berbicara masalah pendidikan di cianjur pasti itu berkaitan dengan bandung begitupun dengaan seluruh daerah yang ada di Indonesia. Kamipun percaya dengan adanya gerakan ini akan menjadi langkah besar pemuda dalam mengambil resiko dan mengambil tindakan nyata untuk berbakti kepada masyarakat. Saya Pikir ini ada dua manfaat untuk pemuda pertama latihan kepemimpinan dasar untuk para relawannya yang kedua sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
Misi dari Gerakan Mengajar desa itu sediri yaitu ingin semua orang dapat meraskan manisnya pendidikan kita tidak bisa menyamaratakan semua sekolah dan semua anak yang paling miris lagi saat ini di Indonesia itu tidak semua bisa merasakan manisnya pendidikan. Contohnya kita di kota bisa menikmati manisnya pendidikan dalam hal ini fasilitasnya sudah ada guru atau dosennya sudah bagus sedangkan di desa ada daari mereka yang sudah bisa bersekolah tapi mereka belum bisa merasakan manisnya pendidikan. “Mereka sekolah hanya tercatat secara formal tapi mereka belum merasakan manfaat sekolah yang selanjutnya ada anak yang tidak sekolah sama sekali kami ingin datang ke desa tersebut, minimalnya anak yang putus sekolah atau siapapun yang usia dasar kita ingin mereka merasakan suasana didalam kelas dan memang akan terbentuk dinamika cinta pendidikan. Kalo ngomongin pendidikan tentang sekolah formal saja pendidikan itu luas ada pendidikan keluarga dsb ,“ Ucap Gardian Muhammad.

Dengan ini kita ingin menanamkan pola pikir bahwa pendidikan itu sebenarnya bisa didapatkan dimana saja dan semua orang berhak mendapatkan penddikan karena pendidikan itu sangat penting. Kami percaya degan pendidikan yang lebih baik Indonesia akan lebih baik lagi makanya kita punya moto pintar desanya maju negaranya sebenarnya sudah menggambarkan dan kita juga memiliki prinsip semua orang bisa mengajar misalnya siapapun dari latar belakang manapun ia jago futsal ayo ikut kita ngajar futsal di sana, ia jago beladiri boleh ikut, dan jago matematika bisa ikut dalam hal ini Gardian Muhammad yakin pemuda memiliki hal apapun untuk dibagikan hal yang menjdi kelebihannya sehingga siapapun bisa mengajar ini yang kemudian menjadi value lebih gerakan mengajar desa dan yg membedakan GMD dengan yang lainnya.

“Saya rasa semua masyarakat sudah sangat terbantu kemarin kami melakukan pengabdian selama 7 hari di garut dan pemerintah desa sangat mengapresiasi bahkan memang Pemeintah Provinsi Jawa Barat pun Bapak Ridwan Kamil sudah follow ig kami ini berarti kegiatan kami sudah di ketahui oleh berbagai sektor di bidang pendidikan dsb dan untuk masyarakat yang sudah menikmati manfaatnya kita sudah sangat memberikan manfaat. Terlepas manfaatnya kecil atau tidak Alhamdulillah kami sudah menjalankan banyak program yang pertama gerakan mengajar desa, ada juga gerakan mengajar desa Leadership Mindset sebagai latihan dasar kepemimpinan, ada TOD juga dan nanti kedepannya ditahun 2021 insyaallah kita akan melaksanakan berbagai kegiatan yang sudah direncanakan, “untuk masyarakat dan pemerintah semoga elemen keduanya bisa menyatu dan saya sampaikan suatu kolaborasi antara pemuda masyarakat dan pemerintah akan membuat kekuatan besar untuk membangun bangsa ini, pintar desanya maju negaranya ,” Imbuhnya. ******(AmdiyanSabiq) mi