A d v e r t i s i n g

Bandung, koran-samudra.com –  Sabtu (30/01/2021). “Jika kita bertemu dengan ular atau per-reptilan lainnya dirumah ataupun tempat lain jangan dibunuh! Cukup di usir saja kalau tidak mau kasih makan,” Berikutlah ungkapan dari Zidan Alhaidar (20) yang merupakan seorang peng-hobi reptil, pria yang akrab disapa Zidan itu saat ini masih berkuliah di Universitas Bisnis Bandung (UNIBI) semester 4 yang memang sangat suka memelihara segala macam jenis reptil. Mulai dari reptil kecil seperti kadal, ular kecil sampai iguana yang ukurannya sudah mencapai 1 meter lebih sudah dia coba untuk perihara di rumahnya.

Saat ini dirumahnya terdapat Ular Pyton, Iguana yang ukurannya sudah mencapai 1 meter dan yang baru mencapai 80cm, kura-kura sejumlah 7 ekor dan juga gecko yaitu semacam jenis kadal. Zidan mengakui jika pada awalnya memang hanya sekedar hobi saja memelihara reptil, namun semakin berjalannya waktu dan mulai terbesit di dalam pikiran bahwa untuk pakan para reptil peliharaannya itu juga memerlukan biaya yang lumayan besar juga, maka dari itu mulai belakangan ini dia mulai masuk ke dunia perjual-belian reptil supaya keseimbangan input dan outpun dompetnya tetap stabil dan dapat terus melanjutkan hidup.

Susah tidaknya perawatan reptil tersebut tergantung kepada jenisnya, jadi kita tidak bisa menyakaman treatment dalam merawat iguana yang sudah berukuran 1 meter lebih dan kura-kura yang berjumlah sepuluh ekor itu. Ada level kesulitannya tersendiri ungkap Zidan, jadi tidak sembarang orang bisa memelihara begitu saja semua jenis reptil, namun mereka juga harus mempelajari tentang habitat asal si reptil itu seperti apa, jika terbiasa di lingkungan yang panas seperti padang pasir maka tempat kendang nyapun harus dipersiapkan sedemikian rupa, tidak bisa satu kendang yang sama dipakai untuk jenis reptil yang berbeda, kecuali memang habitat tempat tinggal asal mereka sama.

“Buat orang umum kita bahas tentang kalo misalkan reptil itu identik nya hewan berbahaya, maksudnya emang berbahaya tapi ketika reptil ada di pemukiman warga berarti habitatnya itu sudah di rebut oleh manusia, jadi kalo misalkan kita ketemu ular atau perkadalan jangan di bunuh gitu mending di usir saja, atau kalau tidak takut yaa kasih makan lah kasian toh mereka juga sama-sama mahluk hidup, saling menghargai lah,”Ujarnya.***M.Riza Firdaus