A d v e r t i s i n g

 

BANDUNG, koran-samudra.com – Mahasiswa Program Studi Marketing Komunikasi Fakultas Komunikasi & Bisnis Telkom University Bandung mengadakan webinar yang sangat unik dengan judul EXPLOSION ” Exploring Solution Through Communication” yang memiliki tema Influential Communication Changing Urban-Rural Behavior In Pandemic yang diselenggarakan pada 22 November 2020 secara online.

Webinar ini bermula dari program kerja jurusan Marketing Komunikasi Telkom University yaitu Urban Village di semester 4 dan semester 5. Program kerja ini merupakan sebuah implementasi dari beberapa mata kuliah Jurusan Marketing Komunikasi untuk City Branding sebuah Kota ataupun Kampung Adat di Jawa Barat.

Webinar ini membahas tentang kehidupan masa pandemi di Kampung Adat Cireundeu, Cimahi, Jawa Barat dan aspek lainnya yang terkena dampak masa pandemi ini. Alasan memilih Kampung Adat Cireundeu ini karena keunikannya, selain warga Cireundeu ini tidak makan nasi melaikan rasi sebagai makanan pokok, masyarakat Kampung Adat Cireundeu ini memiliki prinsip – prinsip hidup seperti rasa perjuangan,optimisme dan jiwa survival. Warga Kampung Adat Cireundeu ini pun sangat menghargai antar sesama umat manusia dan alam sekitar menurut Berlian Syarafina Larasati selaku Project Manager kegiatan ini.

Webinar ini mengundang banyak narasumber yang berkompeten di bidangnya seperti Drg. Pratiwi, M.Kes.(Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi), Dr. Susanne Dida, MM.(Kepala Pusat Komunikasi Kesehatan UNPAD), Herliana Dewi (Direktur Komersial I – PT Sucifindo (Persero)), Maulana Akbar (CEO Orchid Forest Cikole), Kang Yana (Humas Kampung Adat Cireundeu), Bram Herlambang (Journalist & Presenter Trans 7), dan Savero Karamiveta D. ( Tim Komunikasi Publik Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional).

Webinar ini dipandu oleh Klarinda Putri Agsela selaku moderator dan Ali Muhammad Ramdhan selaku Master of Ceremony dan acara ini didukung oleh Komite Penanganan COVID – 19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kampung Adat Cireundeu dan Universitas Padjajaran.

Panitia kegiatan nu cireundeu ini pun telah membagikan 1000 masker dan alat protokol kesehatan kepada Kampung Adat Cireundeu yang merupakan salah satu Kampung Pariwisata di Cimahi senilai 8 Juta Rupiah.*****( Rizkhy Aryanto – Reporter Koran Samudra)