A d v e r t i s i n g

Bandung, koran-samudra.com – (8/02/2021). Kesenian merupakan hal yang sudah tidak asing lagi di telinga kita, Indonesia merupakan negara yang kaya akan keanekaragaman seni dan budaya sehingga tidak sedikit warga asing dari luar yang tertarik ingin belajar kesenian di Indonesia. Namun tidak banyak orang yang ingin lebih mendalami tentang kesenian tersebut dan hanya memposisikan diri sebagai seorang penikmat saja bukan sebagai seorang pencipta.

Di kota Bandung sendiri salah satu kampus yang berlatar belakang seni adalah Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) yang terdapat banyak sekali jurusan yang berhubungan dengan seni mulai dari teater, musik, sampai tari tradisional pun ada jurusannya disana.

Inten Mayang Sari (20) merupakan salah satu Mahasiswa ISBI jurusan Tata Rias dan Busana Fakultas Seni Rupa dan Desain. Alasan Inten mengambil jurusan tersebut adalah karena sedari SMK dia sudah mengambil jurusan tata busana sehingga sudah menemukan passion nya dan ingin mempelajari lebih dalam di jenjang yang lebih tinggi.

Salah satu mata kuliah yang paling berkesan bagi Inten adalah Nirmana, mungkin bagi sebagian orang ketika mendengar Nirmana adalah suatu hal yang asing, Nirmana adalah sebuah keilmuan yang mempelajari prinsip dasar dari pribadi seseorang dalam membuat karya seni, proses yang berupaya menghadirkan yang semula tidak ada menjadi ada.

“Nirmana berasal dari Bahasa Sansekerta yaitu ‘Nir’ yang artinya ‘tidak’ dan ‘Mana’ yang artinya ‘makna’, sehingga jika di gabungkan maka artinya ‘tidak bermakna’, namun bukan itu maksud yang sesungguhnya, filosofisnya adalah menghadirkan yang tidak ada menjadi ada menghadirkan sesuatu yang indah dari tidak bermakna tersebut,” Ucap Inten.

Gedung Bandung Creative Hub (BCH) adalah salah satu bangunan yang konsep bangunannya menggunakan desain Nirmana. Dengan membuat Nirmana dapat memberikan pengalaman seni yang bermakna selain itu dapat membuat kita belajar tentang kesabaran, ketabahan, kegigihan dan bisa lebih mengeksplor tentang seni.

“Untuk mahasiswa atau yang mau belajar tentang Nirmana harus banyak-banyak sabar dan berlatih, karena ini karya kita jangan sampai meniru karya orang lain apalagi menjiplak. Menurut aku Nirmana ini bukan hanya sekedar tugas mata kuliah saja karena banyak banget mahasiswa lain yang di buat nangis karena Nirmana,” Ucap Inten.**M.Riza Fidaus