A d v e r t i s i n g

Subang, Koran-Samudra.com –  Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Subang kembali berunjuk rasa di kantor Bupati dan DPRD Subang, Rabu (7-9-2022) meminta Bupati dan Wakil Bupati Subang agar mengundurkan diri dari jabatannya jika tidak sanggup dalam mengelola pemerintahan.

Ketua Umum HMI Cabang Subang Adam Hasyim  menyatakan semenjak kepemimpinan Bupati dan wakil Bupati terpilih di tahun 2018 lalu semakin amburadul, terlihat jelas bahwasannya dalam 3 tahun terakhir semenjak kepemimpinan Bupati H.Ruhimat dan Wakil Bupati Kabupaten Subang H.Agus Masykur Rosyadi  (Jimat – Akur) dalam pengelolaan APBD Kabupaten Subang malah semakin carut marut.

Terlihat jelas ketika kita ketahui bersama bahwa sumber-sumber APBD kita hanya bergantung pada bantuan pusat dan provinsi. Sudah jelas dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Subang tidak bisa memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang seharusnya bisa lebih besar daripada bantuan-bantuan tersebut.

Kemudian ditegaskannya, DPRD Kabupaten Subang yang seharusnya  menjalankan tufoksinya seakan hanya diam dan tidak melakukan upaya

” Demi menjaga keutuhan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Subang, HMI Cabang Subang menuntut dengan tegas kepada seluruh anggota Dewan serta pejabat eksekutif subang yang tidak mampu melaksanakan kinerjanya sesuai dengan tugas dan fungsinya untuk segera mundur dari jabatannya sekarang,” Tegasnya.

” Kami khawatirkan ketika kondisinya seperti ini terlihat jelas ada indikasi kongkalikong antara sesama internal pejabat Eksekutif dan Legislatif yang ketakutan karena takut akan kepentingannya yang tidak dianggarkan gara-gara tidak adanya perubahan,” Ungkapnya.

Sehingga terjadi benturan antara pejabat eksekutif dan legislatif yang pada akhirnya malah menumbalkan rakyat sebagai korbannya.

“Maka dari itu, kami dari HMI Cabang Subang sebagai bagian dari aset umat mengajak dan mengingatkan seluruh elemen yang ada di Kabupaten Subang terutama para penyelenggara negara yang ada di Eksekutif, Legislatif dan Yudikatif agar menjalankan tufoksi dengan amanah sebagaimana mestinya,”ujarnya

Tuntutan yang mereka sampaikan kepada Pemkab Subang merupakan bentuk aspirasi dan kecintaannya kepada Subang.

Jika Pemkab Subang ada niatan baik untuk Rakyat Subang maka segala bentuk pernyataan yang kami sampaikan harus direalisasikan ungkapnya.***DM Syahrijal