Bandung, koran-samudra.com – (05/02/2021). Pada belakangan ini khususnya generasi muda sedang gemar-gemarnya mengikuti kajian di masjid-mesjid besar yang ada di Kota Bandung, kajian tersebut juga seringkali dihadiri oleh ustadz-ustadz yang satu frekuensi atau bisa menarik minat para generasi muda dengan pembawaan dakwahnya yang friendly atau cocok dengan pergaulan anak muda saat ini. Salah satu masjid besar yang sering mengadakan kajian tersebut adalah masjid PUSDAI (Pusat Dakwah Islam) yang terdapat di jalan Supratman.

Lokasinya berdiri memang tak seberapa jauh dari Gedung Sate, yang menjadi pusat pemerintahan provinsi Jawa Barat sekaligus landmark kota Bandung. Komplek yang berdiri di atas lahan seluas 4,5 hektar ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung untuk menjalankan dua fungsi utamanya sebagai sarana pengembangan dan penyebaran Islam serta kebudayaan Islam di Jawa Barat dan sebagai pusat penggodokan sumber daya manusia umat Islam yang berdaya cipta dan berdaya pembaharuan yang beriman, bertakwa, serta berilmu pengetahuan.

Dalam kawasan Islamic Center terdapat beberapa bangunan yang menarik dan layak untuk disinggahi karena memiliki keistimewaan dan manfaatnya tersendiri. Salah satu yang menjadi daya tarik utamanya ialah sebuah bangunan mesjid yang megah dan mewah yang terdiri dari dua lantai dengan menaranya tinggi menjulang. Masjid Pusdai dibangun dalam arsitektur asli Indonesia dengan bentuk bentuk atap limas yang diaplikasikan di semua atap bangunannya di padu dengan berbagai gaya arsitektur masjid masjid dunia Islam. Keunikan lainnya terdapat di bagian kubah atau atap mesjid yang terbuat dari kayu. Sebagian besar ornamen yang ada di mesjid inipun terbuat dari kayu sehingga kesan alami begitu kuat. Batu marmer juga ikut mendominasi bangunan mesjid yang terdapat pula beberapa hiasan motif etnis dalam kaligrafinya.

Mesjid ini dinamakan Mesjid Pusdai yang merupakan mesjid terpopuler setelah Mesjid Raya Bandung yang berada di Alun-Alun Bandung. Selain mesjid megah nan mewah yang sanggup menampung sampai 4000 jamaah ini, di kawasan ini ada bangunan lainnya yakni ruang seminar yang terdiri dari dua bentuk, besar dan kecil. Ada juga Bale Asri yang biasanya digunakan untuk menggelar pameran, pertemuan ataupun hal lainnya karena Bale Asri semacam gedung serbagunanya di lokasi ini.

Karena merupakan masjid terbesar kedua setelah masjid raya Bandung dan terletak di area pusat dakwah islam masjid ini menjadi center berbagai kegiatan ramadhan . yang tak ketinggalan masjid ini juga menyediakan 1000 porsi makan buka puasa beserta takjil setiap harinya. Pada hari-hari biasa pun masjid ini ramai dipadati jama’ah, terlebih saat bulan ramadhan saat ini semakin banyak jama’ah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang diadakan di PUSDAI.

“Saya senang datang kesini karena memang sudah dari kecil sering di ajak sama ayah sama ibu kalau hari libur suka ikut kegiatan disini kaya kajian atau lomba-lomba saya sering ikut pas waktu masih kecil”. Ujar Mila (28) salah satu pengunjung di mesjid Pusdai.***M. Riza Firdaus

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here