A d v e r t i s i n g

GARUT,koran-samudra.com – Program internet desa yang sedang digadang-gadangkan oleh pemerintah melalui Kemenkominfo akan berjalan di Desa Wanakerta mulai bulan depan. Sebagaimana apa yang disampaikan oleh Sunarkawan (03/02/21) Kepala Desa Wanakerta, di Kantor Desa Wanakerta bahwa pembangunan tower sebagai penangkap sinyal akan segera dibangun.

Sunarkawan”Rencana Program Internet Desa Wanakerta Kecamatan Cibatu mulai Dibangun Bulan Depan

“Sekarang itu sebenarnya internet Desanya belum berjalan ya karena memang wanakerta direncanakan bulan depan itu akan dibangun satu tower. Nanti Wanakerta itu akan di bangun (tower) untuk masyarakat agar dapat mengakses internet”, ungkapnya.

Rencana ini sudah direncanakan sejak tahun lalu tetapi untuk tahap awal Kades Wanakerta berinisiatif untuk melakukan pembelajaran terlebih dahulu kepada masyarakat agar ketika pada saatnya nanti internet desa ini dapat berjalan sebagai mana mestinya.

“Untuk desa wanakerta memang sudah direncanakan sejak tahun kemarin ya, nah untuk tahap awal itu memang masyarakat sedang pembelajaran menguasai IT yah, sebab jangan sampai kalau masyarakat desa tidak menguasai IT sama sekali, internet desa pun tidak akan berjalan sebagai mana yang kita harapkan,” terangnya

Desa Wanakerta yang berpenduduk 8.900 jiwa ini dari tahun lalu telah memprograman kepada 16 RW mendapatkan satu komputer per RW serta memberikan pelatihan agar mereka mahir dalam menggunakan komputer. “Makanya memang dari tahun kemarin kita punya program semua RW mendapatkan satu komputer yah, itu untuk pembelajaran mereka termasuk di desa sendiri ada PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat), di situ ada pelatihan, tahap awal itu RT, RW, Kader itu mereka belajar komputer”, terangnya.

Kades juga berharap agar semua orang masyararakat di desanya dapat mengerti IT (Informasi dan Teknologi), karena, menurutnya, kunci dari ilmu untuk sekarang itu adalah IT. Dengan pengetahuan IT tanpa keluar rumah pun bisa belajar. “Harapan kami itu semua masyarakat desa mengenal IT, sekarang ilmu itu memang kuncinya yang paling utama ya masyarakat mengetahui atau menguasai IT, insyaallah masayarakat itu akan menjadi lebih maju, karena tidak keluar rumah pun masyarakat bisa belajar,” ungkapnya.

Kades juga berharap kepada Diskominfo Kabupaten Garut untuk membantu memantau dan memberikan edukasi terhadap masyarakat agar bisa memilih informasi yang baik. Sebab yang paling riskan adalah ketika masyarakat menelan mentah-mentah informasi yang di dapat terutama anak-anak yang masih dalam masa pembelajaran. “Saya berharap dari dinas terkait memberikan pemantauan atau pembelajaran kepada masyarakat bagaimana meng-counter konten-konten negatif, ya yang paling riskan, ketika internet sudah terakses oleh masyarakat informasi itu ditelan telanjang bulat oleh masyarakat, apalagi anak-anak kan itu yang paling bahaya,” ungkap Sunarkawan.**Wahyu/Wawan S