A d v e r t i s i n g

Sub Tema        : “Open Your Eyes to Know What’s Happening Around You”

Oleh : Rafliansyah Permana Putra

Beberapa bulan ini, bangsa Indonesia dan beberapa negara lain sedang dilanda sebuah wabah penyakit, yaitu pandemi Covid-19, dimana penyakit ini dapat menyebabkan sistem imun tubuh menjadi lemah, sampai fatalnya berujung pada kematian. Banyak dari kita yang tidak sadar bahwa pandemi ini sangat berbahaya, karena virus yang menyebar tidak nampak oleh pengelihatan mata. Namun dari itu kita harus tetap waspada dan terus membiasakan diri untuk tetap menjaga kesehatan.

Saat ini banyak sekali pihak yang terdampak akan adanya pandemi ini. Kita semua sedang berduka, mulai dari para pekerja yang biasanya lancar dalam menerima pemasukan untuk menghidupi keluarga, namun kali ini pemasukan mereka tidak menetap dan berkurang akibat pandemi ini dan bahkan sampai ada yang di berhentikan oleh atasan. Pandemi yang terjadi secara global, membuat duka di berbagai lapisan masyarakat. Tim medis yang menjadi pahlawan di garda terdepan dan para petinggi di negeri ini pun turut serta merasakan dampak tersebut. Puluhan bahkan ratusan ribu orang harus rela kehilangan kerabat, saudara dan orang-orang terdekat mereka akibat Covid-19 ini.

Berbagai macam kebijakan sudah dikeluarkan oleh pemerintah untuk mengatasi dan mengurangi peningkatan jumlah korban pandemi Covid-19 ini. Mulai dari himbauan untuk tetap di rumah saja dan berbagai kegiatan pun harus dimaksimalkan dilakukan di rumah, seperti bersekolah, kuliah, dan kegiatan lain yang mengundang kerumunan. Beberapa instansi pun harus rela mempekerjakan karyawan nya dari rumah. Sudah hampir satu tahun pandemi ini terjadi, berbagai dampak dan akibat turut kita rasakan. Setiap hari hanya angka pertambahan kasus positif Covid-19 yang cenderung kami lihat. Tetap menjaga imunitas tubuh dan mematuhi protokol kesehatan, hanya itu yang dapat kami lakukan. Rasanya sudah hampir menyerah akan keadaan ini, tetapi mengeluh bukanlah menjadi sebuah jalan keluar, kita harus bisa melawan pandemi ini bersama-sama. Tidak sedikit masyarakat yang ikut aktif menunjukkan wujud empati terhadap situasi seperti ini. Dari mulai menggalang dana untuk keperluan logistik hingga beberapa lapisan masyarakat turut serta menjadi relawan demi kemanusiaan. Rasa kemanusiaan yang tinggi menjadi acuan untuk kita agar saling membantu sesama. Pandemi ini memang dapat disembuhkan, namun tidak menutup kemungkinan jumlah peningkatan angka kematian pun terus bertambah. Penyakit ini tidak memandang usia, jabatan, kekayaan, status pekerjaan, jenis kelamin dan lain sebagainya. Penyakit ini bisa datang kapan saja dan bisa menghampiri siapa saja. Penting bagi kita untuk terus menggali informasi dan pengetahuan terbaru terkait pandemi Covid-19 ini.

Pencegahan dapat kita lakukan mulai dari membiasakan diri untuk senantiasa di rumah, dan meminimalisir kegiatan yang dilakukan di luar rumah. Senantiasa untuk terus melakukan kegiatan-kegiatan positif mulai dari mencoba hobi baru, seperti membaca buku, melukis, memasak, berkebun dan bersepeda. Melakukan rutinitas dengan maksimal, seperti beribadah, menghirup udara segar di pagi hari, makan makanan yang bergizi, rajin minum air putih, rutin berolahraga dan senantiasa menjaga kebersihan. Komunikasi juga harus kita perhatikan supaya terus terjalin, dengan senantiasa berkomunikasi bersama sahabat, saudara, dan teman meskipun hanya sebatas via udara. Serta rajin mengakses informasi untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan intelektual baik itu informasi yang diakses melalui media daring, ataupun media cetak. Meskipun di rumah, kesehatan harus tetap jadi prioritas utama. Semoga keadaan negeri kita dan seisinya segera membaik seperti sedia kala.***Raden Nuke – Reporter koran samudra)