A d v e r t i s i n g

Bandung, koran-samudra.com – (9/02/2021). Cibaduyut merupakan kawasan yang menjadi salah satu ikonik di Kota Bandung, karena Kawasan tersebut adalah tempat dimana kita bisa mencari dan berbelanja sepatu apa yang kita inginkan dengan mudah. Segala jenis sepatu tersedia dan toko-toko yang berjejeran dari sepanjang jalan Cibaduyut hampir 80% nya adalah toko yang menjual sepatu. Kebanyakan warga Bandung jika ingin membeli sepatu sering kali menjadikan Cibaduyut sebagai destinasi mereka karena selain banyak pilihan dan harga yang bisa di bilang cukup terjangkau untuk kualitas pun masih bisa di adu dengan brand-brand luar.

Dikutip dari teamtouring.net sejarah Cibaduyut Bandung sebagai sentra kerajinan sepatu dimulai pada tahun 1920 dimana sebagian warga setempat merupakan pekerja pada pabrik sepatu di Bandung. Namun akhirnya mereka memutuskan untuk berhenti bekerja dari pabrik tersebut. Berbekal dari penggalaman mereka bekerja pada pabrik sepatu, mereka mulai merintis usaha pembuatan dan penjualan produk alas kaki sederhana di lingkungan rumah dengan melibatkan anggota keluarga sebagai tenaga kerjanya. Semakin lama pesanan akan sepatupun semakin berkembang. Hal ini menyebabkan mereka kewalahan dalam memenuhi permintaan pelanggan dan mulai merekrut karyawan yang merupakan tetangga atau warga sekitar dalam pembuatan usaha sepatu atau alas kaki tersebut. Situasi ini menyebabkan keterampilan dalam membuat sepatu menyebar pesat di lingkungan masyarakat di Bandung khususnya masyarakat Cibaduyut.

Sejarah mencatat pengrajin sepatu yang ada di Cibaduyut pada tahun 1940 ada sebanyak 89 orang. Ini merupakan dampak dari meningkatnya jumlah pesanan yang disebabkan oleh kualitas yang sangat baik dari sepatu Cibaduyut yang sangat sesuai dengan selera pembeli dimasa itu. Sekitar tahun 1950, jumlah usaha sepatu pun semakin bertambah menjadi 250 unit usaha sepatu. Banyaknya jumlah unit usaha sepatu inilah yang menyebabkan Cibaduyut dikenal sebagai sentra pembuatan sepatu terbesar di Bandung pada tahun 1978.

Pusat perbelanjaan sepatu Cibaduyut Bandung menjadi pasar penjualan sepatu terpanjang di dunia dan tahun 1989 Pemerintah Republik Indonesia meresmikan cibaduyut ini sebagai daerah tujuan wisata. Di Cibaduyut terdapat berbagai macam barang tidak hanya sepatu tapi juga tas, jaket, aksesoris dan berbagai barang souvenir lainnya yang terbuat dari bahan kulit asli.

Sentra kerajinan sepatu Cibaduyut Bandung mulai meredup setelah terjadi krisis moneter tahun 1998 dan memasuki era milenium tahun 2000. Banyaknya produk sepatu impor yang masuk ke dalam negeri dan menurunnya pamor menggunakan produk dalam negeri menjadi alasan utama. Namun perlahan-lahan industri sepatu Cibaduyut kembali bangkit kembali dan hal tersebut berkat eksistensi para pengrajin yang mempertahankan warisan leluhur mereka. Puncaknya ketika Presiden RI Joko Widodo dan Wakilnya Jusuf Kalla menggunakan sepatu dari Cibaduyut. Saat ini setiap liburan sekolah, kawasan Cibaduyut kembali dilirik menjadi wisata belanja di sekitar Bandung Jawa Barat.

“Biasanya patung sepatu itu jadi patokan kita kalau mau ke Cibaduyut beli sepatu gitu ya, lucu juga patung nya sepatu nya sebelah-sebelah yang laki sama perempuan, pantesan nggak ada yang ngambil dari dulu karena sepatunya cuma sebelah”. Ujar Ahmad (29) Supir Angkot.***M.Riza Firdaus